Mendengar interior kamar anak minimalis mungkin sebagian orang akan berpikiran hanya sedikit barang di kamar. Beberapa lagi mungkin akan berpikiran hanya ada kasur dan beberapa baju di kamar. Bisa dibilang seperti itu karena beberapa penataannya berbeda. Kamar minimalis identik dengan warna tembok monokrom dan tidak terlalu mencolok mata. Selain itu, dekorasi atau hiasan juga tidak berlebihan supaya tidak menggangg aktifitas anak. Ada beberapa tujuan mengapa orang tua memilih menciptakan kamar anak yang minimalis, antara lain menghemat waktu dalam merapikan, menjaga kebersihan dari debu yang bersarang, terlihat rapi dan longgar untuk ditempati. Berikut beberapa hal yang diperhatikan untuk menciptakan interior kamar anak minimalis.

Tidak ada ranjang yang besar dan tinggi

Mungkin terdengar mengejutkan karena anak tidur tanpa ranjang. Tapi siapa sangka jika ranjang sangat memakan tempat dan jika kita tanpa ranjang akan terlihat sangat longgar. Jadi hanya kasur beralaskan tikar atau papan kecil untuk melindungi dari dinginnya lantai. Selain itu, orang tua tidak perlu memberishkan kolong ranjang setiap harinya. Cukup kasur dilipat atau dibalik ketika kamar dibersihkan. Hal ini bisa dicoba untuk menghemat ruangan jika kamar kecil.

Adanya tiang untuk menaruh baju

Terdengar aneh memang tetapi ini untuk mengantisipasi adanya banyak benda-benda besar seperti lemari baju. Lalu bagaimana peletakannya? Taruhlah dua tiang berhadapan dan diatasnya letakkan tongkat untuk menggantung pakaian. Pakaian yang digantung adalah pakaian yang akan dipakai satu minggu kedepan. Lalau kemanakan baju-baju yang lain? Tempatkan baju yang lain ruangan wardrobe atau di ruang sirkulasi cucian dan jemuran bersih. Hal ini akan sangat membantu ruangan terlihat longgar dan efisien waktu. Biasanya kita menghabiskan waktu untuk memilih baju mana yang akan dipakai, tetapi dengan cara ini bisa menghemat waktu.

Letakkan tidak lebih dari dua dekorasi tembok

Dekorasi pada tembok anak biasanya tidak bermacam-macam. Cukupkan satu atau dua dekorasi. Misalnya hanya ada satu foto di tembok atau satu foto keluarga. Dengan adanya sedikit dekoarasi akan terlihat tidak penuh. Jika bukan foto, tempatkan anyaman karya anakdi tembok. Selain terdapat nilai kesenian, aka nada rasa bangga pada anak jika anyamannya dipasang pada tembok.

Ciptakan tembok berwarna netral

Warna tembok yang netral akan menciptakan kesan yang longgar, misalnya putih, abu-abu muda ataupun krem. Warna tersebut terkesan sederhana dan tidak neko-neko. Selain itu memberikan rasa nyaman dan tenang. Asalkan jangan memilih warna netral hitam.akan terasa gelap dan tidak berjiwa jiwa tembok berwarna hitam. Selain itu warna gelap juga tidak sehat untuk mata. Kurangi corak atau motif yang ada pada kamar. Apalagi jika motif dan coraknya menarik perhatian anak, akan mengganggu anak ketika sedang belajar atau aktivitas lainnya.

Posisikan meja belajar di pojok ruangan

Meja belajar peting untuk anak saat masa belajarnya. Komponen ini penting karena turut membentuk kecerdasannya. Hilangkan barang yang menarik perhatiannya saat belajar misalnya boneka, squishy, robot. Cukupkan meja untuk buku-bukunya. Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Pilihlah kursi lipat yang mudah dirapikan jika sedang dibersihkan. Meja dan kursi yang besar dan berat akan mengganggu konsentrasi anak sewaktu belajar. Lebih bagus lagi jika terdapat rak kecil yang menempel pada tembok. Selain menghemat tempat pada meja, juga bisa dicari dengan cepat.